Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

OJK Imbau BPR Bahteramas Berkontribusi Positif di Sektor UMKM

26

KENDARI, BKK- Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) Otoritas Jasa keuangan (OJK) Sultra Ridhony M H Hutasoit mengimbau Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas untuk berkontribusi positif di sektor pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Diharapkan juga BPR punya daya saing yang lebih tinggi lagi, dengan adanya kebijakan konsolidasi perbankan.

“Sekarang masih sementara penyusunan perda, harus ada kesepakatan antara eksekutif dan legislatif. Dan aturan terkait konsolidasi perbankan tersebut sudah dibuat dari tahun-tahun sebelumnya. Kami dari OJK itu terus mendorong supaya BPR Bahteramas segera bergabung, agar lebih efisien dan sumber daya manusianya lebih kuat,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Selain itu, kata dia, OJK juga terus mendorong BPR Bahteramas agar memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan UMKM. Apalagi menghadapi era teknologi digital yang semakin canggih, karena salah satu tujuan dari BPR Bahteramas yaitu meningkatkan permodalan di sektor UMKM melalui pembiayaan.

“Sekarang ada 12 kantor cabang di kabupaten/kota di Sultra, kami harap supaya bersatu agar modalnya dan asetnya bisa gabung sehingga terbentuk sumber daya yang lebih dalam meningkatkan produk dan layanan,” ucapnya.

Dijelaskan, konsolidasi Perbankan juga sudah menjadi tuntutan pemangku kepentingan guna menjawab berbagai tantangan kondisi perekonomian global, dinamika struktur perbankan nasional, serta upaya-upaya penanganan bank bermasalah.

Menurutnya, konsolidasi perbankan akan melahirkan bank-bank yang mampu menghadapi tantangan dan tuntutan inovasi produk dan layanan berbasis teknologi sehingga memiliki kemampuan adaptasi lebih besar.

Selain itu, lanjutnya, konsolidasi perbankan juga mendorong bank nasional tidak hanya tangguh di lingkup domestik, namun juga kompetitif di lingkup regional dan global.

“Untuk mempersiapkan konsolidasi perbankan ini, OJK selaku regulator tengah melakukan kaji ulang terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dan akan menyesuaikan peraturan yang diperlukan sesuai tujuan untuk mewujudkan struktur perbankan nasional yang tangguh, efektif, berdaya saing dan berkontribusi,” pungkasnya. (p4/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.