Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Desa Fiktif di Konawe, Polda Sudah Periksa 57 Saksi

20

KENDARI, BKK- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan telah memeriksa 57 orang saksi dalam kasus dugaan desa fiktif di Kabupaten Konawe, termasuk telah memeriksa ahli hukum pidana dan ahli administrasi negara.

Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh pada wartawan koran ini menyebutkan, Kamis (7/11), penyidik masih terus melakukan penyelidikan.

Dolfi juga mengungkapkan, penyidik telah melakukan pengecekan terhadap 56 desa yang dilaporkan tidak sesuai dengan prosedur, penggunaan dokumen yang tidak sah.

“Dan, akibatnya terjadi kerugian negara dari penyalahgunaan dana desa atau alokasi dana desa yang dikelolah Kabupaten Konawe tahun anggaran 2016 sampai 2018,” paparnya.

Dia merinci, dari 56 desa yang dilaporkan fiktif, ada 23 desa yang tidak terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ataupun pemerintah provinsi (pemprov).

“Sebanyak 2 desa di antaranya sama sekali tidak ada warganya,” terang Dolfi, saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan, tindak lanjut dari temuan tersebut, pihaknya mengamankan dokumen terkait dengan perkaranya, serta memeriksa saksi-saksi.

“Saksi yang diperiksa sekira sudah 57 orang, ada saksi ahli hukum pidana dan saksi ahli administrasi negara yang juga sudah dimintai keterangan,” jelasnya.

“Kemudian, pemeriksaan fisik bersama ahli konstruksi dari lembaga pengembangan jasa konstruksi juga sudah dilakukan,” tambahnya.

Masih kata dia, pihaknya sejauh ini belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Penyidik masih menunggu hasil cek fisik. Dan, menunggu hasil audit kerugian¬† negara dari BPKP Perwakilan Sultra,” pungkasnya. (p2/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.