Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Bupati Konsel Polisikan Pemilik Postingan “Adinda Surunuddin Pembohong”  

65
Andri Darmawan. (FOTO:SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga melaporkan pemilik akun Facebook (Fb) bernama Manzyah Lapanggulu. Ia dipolisikan lantaran memposting “Adinda Surunuddin Pembohong”.

Pelaporan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) dilakukan Kuasa Hukum Surunuddin Dangga, Andri Darmawan, Selasa (19/11).

“Secara pribadi Bupati Konsel keberatan dengan postingan akun tersebut,” ujar Andri kepada sejumlah awak media.

Menurut dia, postingan tersebut lagi mengkritik pemerintah, namun justru mencemarkan nama baik secara pribadi.

“Ini sebenarnya upaya terakhir dari bupati karena secara pribadi keberatan dengan postingan kata-kata “Adinda Surunuddin Pembohong,” tandasnya.

Dalam konteks tersebut, sambung Andri, Bupati Surunddin keberatan disebut pembohong dan secara pribadi tidak pernah membohongi mahasiswa.

Disebutkan dalam postingan tersebut diunggah pamflet tertulis adinda Surunuddin Pembohong, janji pengadaan asrama mahasiswa Konsel hoax. Dan, captionnya

ajakan aksi mahasiswa besok (hari ini), desak  Surunuddin agar pembebasan lahan tahun 2019 direalisasikan.

“Terkait itu, perlu ada pemahaman bersama. Kerena sudah disepakati secara tertulis, bahwa asrama mahasiswa Konsel dianggarkan tahun 2020. Dan bisa dicek di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) prosesnya masih dalam penganggaran,” ujarnya.

Soal pengadaaan lahan yang ikut dipermasalakan, lanjut Andri menyebutkan memang sebelumnya sudah ada dana pengadaan lahan, namun penganggaran tersebut berlaku secara umum.

Serta, menurutnya, tidak serta merta langsung dilaksanakan pengadaan lahan untuk asrama yang dimaksud.

“Proses pengadaan lahan ini kan butuh proses, tidak serta merta bisa langsung dibayarkan. Pengadaan di pemerintahan itu ada pengawasnya, disitu dilihat masalah harga serta dokumen-dokumen lahan yang akan digunakan,” ujarnya.

“Pengadaan ini bukan anggaran pribadi bisa langsung ok dan bayar. Butuh proses, jangan sampai ke depan ada masalah terutama pada dokumen lahannya yang digunakan,” tambahnya.

Lanjut Andri menyebutkan, bupati sendiri tidak mempemasalahkan adanya demo maupun kritik. Namun, pihaknya tidak menginginkan cenderung menyerang secara pribadi.

“Ada beberapa akun intens menyebarkan konten-konten cenderung mencemarkan nama baik Surunuddin. Ada satu sudah kita identifikasih dan hari ini (kemarin, red) kami buat laporan pengaduan ke Polda terkait melanggar Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang ITE,” ujarnya.

Lebih lanjut Andri menyebutkan akun yang dilaporkan tersebut bukan 1 kali memposting hal serupa. Menurutnya, ada pihak yang memprovokasi yang bukan lagi mengritik pemerintah namun sudah menyerang secara pribadi.

“Ini kan jelang Pilkada, seperti kata pembohong yang menyerang pribadi Surunuddin sengaja dilakukan untuk menyerang pribadi,” pungkasnya. (p2/man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"