Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Tak Kapok Terlibat Politik Praktis, Seorang Guru di Butur Kembali Direkomendasikan ke KASN

13

BURANGA, BKK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buton Utara (Butur), sudah merekomendasikan dugaan pelanggaran pemilik akun Facebook Reysal Kioko, Salmudin, ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Akun Reysal Kioko ini kerap memposting dukungan kepada salah satu bakal calon bupati.

Salmudin, akhirnya dipanggil dan diperiksa pihak Bawaslu Butur, pekan lalu. Hasilnya, ia terlibat dalam politik praktis.

Ketua Bawaslu, Hazamuddin ditemui di Ereke, kemarin mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap Salmudin yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru di Kecamatan Bonegunu, diduga kuat melanggar UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

Kemudian, sambung Echi panggilan akrab Hazamuddin, Salmudin diduga kuat melanggar Peraturan Pemerintah nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS.

Selain itu, kata Eci, Salmudin diduga melanggar Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Jadi, hasil pemeriksaan yang dilakukan pekan lalu, yang telah kita plenokan. Keputusannya, kita rekomendasikan ke KASN,” katanya.

Dasar pemeriksaan Salmudin, jelas Echi, yakni UU nomor 10 tentang pemilihan kepala daerah gubernur/wakil gubernur, wali kota/wakil wali kota, dan bupati/wakil bupati.

Selain itu, tambah Echi, kewenangan Peraturan Bawaslu nomor 6 tentang pengawasan netralitas ASN. Selanjutnya, soal penanganan Pilkada Peraturan nomor 14 tahun 2017 tentang pengawasan temuan dan laporan untuk Pemilu gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota, bupati dan wakil bupati.

Terkait sanksi yang akan didapat Salmudin, Echi mengaku, hal itu kewenangan dari KASN. “Nanti KASN yang akan memberikan sanksi, bukan kita. Sanksinya seperti apa, yah KASN yang keluarkan,” ujarnya.

Sekedar informasi, Salmudin sudah pernah diberikan sanksi oleh KASN karena diduga terlibat dalam politik praktis pada pemilihan umum, beberapa waktu lalu. Hal itu tertuang dalam surat KASN nomor R-140/KASN/7/2018 tanggal 16 Juli 2018 perihal rekomendasi atas pelanggaran kode etik prilaku ASN atas nama Salmudin. (r5/r2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.