Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

PKB: Tidak Seharusnya Pilwawali Berlarut-larut

3

KENDARI, BKK- Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rahman Tawulo, berpendapat tidak seharusnya pemilihan Wakil Wali Kota (Wawali) Kendari sampai berlarut-larut seperti sekarang ini. Pasalnya, kata dia, parpol koalisi sejak dulu sudah menyodorkan nama bakal calon (balon) wawali ke meja wali kota untuk diajukan ke dewan agar dipilih.

“Ini kan kita tinggal tunggu PKS. (Padahal) kalau kita bicara aturan, PKS sejak awal sudah tidak bisa lagi mengajukan calon. Karena, pada saat pengajuan (di rapat) antarpartai koalisi yang memutuskan 2 nama, di situ PKS juga ada. Tapi, kita hormatilah hak mereka sebagai koalisi. Semoga (pilwawali) tidak lama,” ujar Rahman Tawulo.

PKS adalah satu dari 3 partai pengusung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017, bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan PKB.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari Subhan ditanya soal ini mengatakan tak akan mencampuri urusan 3 partai koalisi dalam hal pilwawali.

Subhan menegaskan, dewan menyerahkan sepenuhnya pada partai politik masing-masing.

Berkait siapa balon wawali yang diusulkan, ia tak mau mengambil peran, pasalnya peran pengusulan nama balon wawali sepenuhnya hak parpol masing-masing.

“Peran kita DPRD adalah melaksanakan tugas kita (pemilihan, red),” ujarnya.

Ia melanjutkan, dewan hanya akan melaksanakan tugasnya, yaitu melakukan pemilihan wawali jika Wali Kota Surkarnain Kadir sudah menyerahkan nama balon ke DPRD.

“Kalau sudah diserahkan ke kami, maka itu sudah tugas kami,” katanya.

Menurut Subhan, DPRD tak boleh melebihi batasan untuk mencampuri parpol koalisi, karena pengurus partailah yang lebih punya kapasitas soal itu.

Meski demikian, politikus PKS ini juga berharap agar proses pilwawali bisa secepatnya dilakukan, sehingga pendamping wali kota bisa segera ada, agar pelaksanaan pemerintahan juga bisa maksimal.

“Kita tunggu saja parpol koalisi, mereka yang punya kapasitas. Tapi, kita harapkan juga tidak terlalu lama,” sebutnya. (p1/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.