Lingkar Sultra

Tekan Permainan Tengkulak, Pemkab Muna Pantau Harga Jual Mete

RAHA,BKK- Sudah bukan rahasia lagi,  saat musim Mete, banyak tengkulak yang datang ke Kabupaten Muna untuk membeli hasil panen secara gelondongan. Namun, tak jarang pedagang ini kompak membeli dengan harga yang murah ke petani.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Muna berupaya untuk menyelematkan petani dengan rutin melakukan pemantauan harga jual komoditas Mete di pasaran.

“Mete kita ini kan merupakan salah satu produk unggulan dari Kabupaten Muna. Tapi kan setiap panen, para petani Mete kita selalu berhadapan dengan para tengkulak dalam pemasarannya. Agar para petani Mete kita tidak terus merugi, kita akan lindungi dalam persoalan harga di tingkat pasaran,” terang Pj Sekda Kabupaten Muna Drs Ali Basa MSi,baru-baru ini.

Katanya, pemkab akan turun melakukan pemantauan harga jual Mete pada awal Desember mendatang.

“Panen saat ini kan masih buah awal, belum berskala besar. Dua bulan ke depan pemerintah akan survei harga guna meminimalisir permainan-permainan tengkulak,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Muna Anwar Agigi mengatakan, jika harga Mete gelondongan di pasaran selalu mengalami fluktuasi.

“Saat ini harga Mete gelondongan sudah mencapai Rp10 ribu per kilogram dan harga tersebut akan terus merangkak naik. Tapi anehnya harga kacang Mete olahan, harganya stabil yakni di atas Rp100 ribu per kilogram,”terang Anwar.

Diakuinya, saat ini pemerintah masih kesulitan untuk menentukan harga dasar hasil perkebunan seperti jambu Mete gelondongan karena hasil perkebunan itu selalu mengikuti mekanisme pasar.

Ke depan, katanya, Pemkab Muna akan mengarahkan agar para petani Mete  tidak lagi menjual dalam bentuk gelondongan. Tetapi dalam bentuk olahan berupa kacang Mete.

“Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil para pengusaha  dan petani Mete di Muna. Kita akan bina mereka agar stok Mete kita ini bisa diolah menjadi kacang Mete yang berkualitas ekspor, sehingga harganya tetap tinggi di pasaran, ”pungkasnya. (tri/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top