Beranda

Raih 6 Kali Berturut-turut Penghargaan WTP

Saat Wali Kota Kendari H Sulkarnain (kiri) saat menerima plakat WTP dari Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sultra Arif Wibawa. (FOTO: NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Raih 6 kali secara berturut-turut Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, Pemerintah Kota Kendari diganjar piagam penghargaan dan plakat WTP.

Yang penyerahannya dilakukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Arif Wibawa kepada Wali Kota Kendari H Sulkarnain, di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Sultra, Selasa (8/10).

Wali Kota Kendari H Sulkarnain mengatakan, semoga apa yang dikerjakan Pemkot Kendari selama ini, nanti menjadi bekal diakhirat nanti.

“Karena kita tahu, amanah tanggung yang dibebankan kepada kita akan kita pertanggungjawabkan di hadapan masyarakat Allah SWT,” ujarnya.

Inilah, kata dia, yang menjadi motivasi seluruh jajarannya dalam bekerja.

“Sekali lagi saya ingatkan, apresiasi ini kiranya bisa menjadi spirit dan semangat kita dalam bekerja,” tambahnya.

Dia harap, dengan penghargaan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jajarannya, untuk tidak melakukan penyimpangan-penyimpangan dalam mengelola keuangan.

“Kita pastikan bahwa apa yang kita kerjakan itu benar-benar telah sesuai dengan prosedur. Kita tahu, saat ini pengawasan sudah semakin baik dan ketat. Sehingga, sudah seharusnya bagi kita yang menjadi tanggungjawab tidak harus dituntut dan diawasi, tetapi muncul dengan kesadaran,” paparnya.

Sementara, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari Susanti mengatakan, tahun anggaran 2018 merupakan penghargaan ke-6 WTP Pemkot Kendari.

“Jadi, karena kita telah berhasil meraih penghargaan WTP lebih dari 5 kali¬† secara berturut-turut, kita tidak saja diberikan piagam penghargaan, tetapi juga plakat WTP,” tandasnya.

Dia janji, akan terus mengelola keuangan di Pemkot Kendari dengan baik, sehingga penghargaan ini kembali diraih di 2019.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Dirjen) Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Arif Wibawa mengatakan, pemberian opini WTP itu adalah tata kelola keuangan secara formal.

“Sehingga dalam implementasinya itu sangat tergantung di lapangan. Nah, untuk implementasi sebenarnya ada perangkat-perangkat tersendiri yang nantinya akan bisa menelusuri detail pelaksanaannya,” katanya.

Kan, sebut dia, di Pemkot Kendari ada Inspektorat dan BPK perwakilan yang nantinya akan selalu memeriksa terkait dengan pengelolaan.

“Secara umum hal-hal yang perlu diperbaiki tata kelolanya itu sudah sesuai dengan standar atau sudah pas. Tinggal, tata kelola disisi materialnya atau sisi pelaksanaanya. Yang pasti pertanggungjawabannya itu sudah dilakukan secara lengkap dan memenuhi prinsip standar akuntansi pemerintah,” tuntasnya. (r2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top