Kasuistika

2 Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Depan SOR La Ode Pandu Belum Ditemukan

Tim SAR yang melakukan pencarian korban (IST)

RAHA,BKK – Sejak tenggelam, Senin ( 7/ 10), seorang warga yang jatuh di perairan depan  SOR La Ode Pandu Raha Kabupaten Muna, belum ditemukan. Padahal, upaya pencarian terus dilakukan tim SAR, kepolisian, dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat

Kapolsek KPPP Pelabuhan Nusantara Raha IPDA Hidha Nur  W mengatakan, upaya pencarian terus dilakukan agar  korban yang tidak diketahui identitasnya itu dapat ditemukan.

“Tim hari ini kembali turun melakukan pencarian  korban di sekitar perairan By Pass Kota Raha dan perairan di Laino. Kita gunakan speed dan peralatan menyelam. Namun hingga saat ini, korban belum ditemukan,” kata Hidha, saat dikonfirmasi, Selasa (8/10).

Katanya, di sekitar kejadian ditemukan tas yang diduga milik korban. Namun, saat diperiksa tidak ditemukan identitas apapun.

“Tas korban ada, tapi tidak ada indentitas apapun, cuma berisi botol-botol bekas kosong. Belum ada juga yang melapor kalau ada keluarganya hilang atau tidak pulang ke rumah sampai saat ini,” tambah perwira dengan satu balak di pundak ini.

Di tempat terpisah, Kepala Basarnas Kendari Djunaedi menyebutkan, sejak mendapat informasi dari BPBD Muna terkait adanya warga yang tenggelam itu, pihaknya langsung melakukan pencarian.

“Dari laporan itu, sekira pukul 19.12 Wita (Senin, red), tim rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit rescue car membawa satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya,” terang Djunaedi.

Dari informasi yang diperoleh, lanjut Djunaedi,   ada 3  saksi yang melihat 1 korban tenggelam di perairan tersebut. Di mana, sambung Djunaedi, saksi mendengar suara minta tolong di laut dan dilihat 1 orang laki-laki mengangkat kedua tangannya sambil meminta tolong, tidak lama orang tersebut tenggelam di lautan dengan jarak sekira 100 meter.

Saat ini tim SAR yang dibantu oleh Polres Muna, Pol Air Muna, BPBD Muna dan nelayan sekitar sedang melakukan pencarian korban. Jika belum ditemukan pencaraian dilanjutkan esok hari (hari ini, red),” pungkasnya. (tri/p2/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top