Kasuistika

Tiba dari Papua dan Jakarta, Personel Polda Sultra Langsung Amankan Demo

Personel yang disiagakan saat demo massa Muhammadiyah di depan Mapolda Sultra (SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Sebanyak 500 personel Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang belum lama ini dikirim sebagai bantuan kendali operasi (BKO) di Papua dan Jakarta, dipulangkan ke Kota Kendari pada Minggu (29/9). Mereka pun langsung diperbantukan untuk mengamankan demonstrasi susulan, Senin (30/9), pascademo penolakan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harry Goldenhardt menyebutkan, ratusan personel itu memang sangaja ditarik dari Papua dan Jakarta, guna membantu pengamanan pascademonstrasi, Kamis (26/9), yang berunjung pada kematian 2 mahasiswa itu.

“Jadi personel yang bersiaga baik di Polda maupun Polres terbatas. Untuk membantu pengamanan di Kota Kendari, seluruh personel BKO ditarik kembali,” terang Harry, saat ditemui di Mapolda Sultra, Senin (30/9).

Harry menyebutkan, 200 Personel Shabara dari Jakarta tiba pada Minggu sore, sedangkan 300 personel Brimob tiba pada malam harinya.

“Hari ini (kemarin, red) sudah mulai disiagakan untuk membantu melakukan pengamanan,” pungkasnya.

Dari pantauan wartawan koran ini, ratusan personel disiagakan di Mapolda Sultra. bersama ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang juga bersiaga di sekitar lokasi perkantoran tersebut.

Selain personel yang disiagakan, kawat duri juga dipasang di sekitaran Mapolda Sultra.

Mendapat pengawalan ketat dari pihak kemanan tersebut, aksi demonstrasi yang digelar ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah di Mapolda Sultra kemarin berlangsung damai. (p2/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top