Bisnis & Ekonomi

Pakar Ekonomi Minta Perbankan Diimbau Turunkan Suku Bunga Kredit

KENDARI, BKK – Pakar Ekonomi dari Universitas Halu Oleo (UHO) Prof Dr Nurwaty meminta pihak perbankan untuk seger menurunkan suku bunga kredit maupun depositonya.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan pebankan supaya dapat meningkatkan permintaan kredit dan pembiayaan dari masyarakat, sehingga dapat mendongkrak perekonomian.

“Kalau tidak salah sudah 3 kali secara berturut-turut suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate ((BI7DRR)) turun. Jadi, ini seharusnya hal ini bisa menjadi kesempatan bagi para perbankan dalam menambah kapasitas menyalurkan kredit, yang pastinya akan berdampak pada peningkatkan permintaan kredit dan pembiayaan,” ujarnya, Jumat (20/9).

Dilansir dari situs resmi Bank Indonesia, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengungkapkan, penurunan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,25% sebagai langkah pre-emptive, untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.

“Untuk memperkuat bauran kebijakan dalam mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, Bank Indonesia melakukan relaksasi kebijakan makroprudensial untuk meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perbankan dan mendorong permintaan kredit pelaku usaha,” ungkapnya.

Lebih lanjut Onny mengatakan, selain menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR), Bank Indonesia melakukan pelonggaran Rasio Loan to Value / Financing to Value (LTV/FTV) untuk kredit atau pembiayaan Properti sebesar 5% dan tambahan keringanan rasio LTV/FTV untuk kredit atau pembiayaan properti dan uang muka (DP) untuk kendaraan bermotor yang berwawasan lingkungan masing-masing sebesar 5%.

Sekedar informasi, berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Juni 2019, kredit bank untuk konsumsi telah mencapai 11,57%, kemudian kredit bank untuk investasi sebesar 10,24%, dan kredit untuk modal kerja sebesar 10,42%. (p4/r2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top