Pendidikan

Prodi Bioteknologi UHO Raih Akreditasi B

Dr Sri Ambardini. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Program Studi (Prodi) Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, berhasil meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada September ini.

Koordinator Prodi Bioteknologi FMIPA UHO Dr Sri Ambardini mengatakan, penilaian akreditasi Prodi Bioteknologi berhasil memperoleh nilai yang cukup bagus. Kata dia, ini salah satu pencapaian terbaik, mengingat Prodi Bioteknologi ini belum menghasilkan alumni, namun sudah mendapatkan akreditasi B dari tim asesor.

Ia menjelaskan, raihan akreditasi B ini tidak lepas dari prestasi yang diperoleh dosen maupun mahasiswa, baik di tingkat wilayah maupun nasional. Selain itu, tambah dia, telah mengaplikasikan proses pembelajaran sesuai visi UHO, yakni menjadi prodi yang unggul dalam rekayasa, daerah dan pulau-pulau kecil di wilayah kemaritiman.

“Dari 7 standar penilaian saat proses akreditasi. Alhamdulillah, kita memperoleh nilai yang cukup tinggi dari standar visi misi, sarana prasarana, serta tenaga pengajar,” ujarnya, Rabu (18/9).

Keberhasilan ini, jelas Sri, tidak akan menghentikan langkahnya untuk terus menjadi yang lebih baik lagi. Dikatakan, berbagai peningkatan kualitas akan tetap dilakukan, agar ke depan bisa mencapai target akreditasi A.

“Prodi Bioteknologi untuk jenjang Strata 1 (S1) yang ada di Indonesia itu hanya berjumlah 6 prodi, tersebar dibeberapa universitas yang ada di Indonesia, salah satunya di UHO. Sehingga, banyak peluang yang bisa didapatkan alumni Prodi Biotek, yang alumninya dibutuhkan di dunia kerja,” ucapnya.

Ia berharap, kedepannya Prodi Bioteknologi mendapatkan akreditasi lebih baik dari tahun ini. Selain itu, dia juga sangat menginginkan mahasiswa Prodi Bioteknologi, dapat bersaing dengan prodi lain di UHO maupun dengan Universitas lainnya.

Diketahui, Tahun Akademik (TA) 2019/2020, Prodi Bioteknologi UHO menerima 51 Mahasiswa Baru (Maba). Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yakni hanya 40 maba. (cr1/r2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top