Beranda

Gubernur Anjurkan PT Amin Diproses Hukum

KENDARI, BKK- PT Alam Mitra Nugraha (Amin) diduga beraktivitas secara ilegal di Kolaka Utara (Kolut). Parahnya lagi, PT Amin menyeret nama Mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra)  Kombes Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Nama Yudha dicatut seorang oknum polisi berinisial AG. Dan, pihak perusahaan berinisial DO dan NO.

Menanggapi namanya dicatut, Yudha mengaku, telah memanggil AG. Dan, meminta PT Amin segera menghentikan aktivitasnya.

“Anggota saya yang katanya mengaku bekerja atas nama saya itu, saya sudah panggil. PT Amin juga saya sudah hentikan,” ujarnya saat ditemui, Jumat (15/9), sebelum serah terima jabatan.

Yudha membantah jika terlibat dalam aktivitas ilegal yang dilakukan PT Amin. Ia mengaku, hanya kenal dengan pengacara PT Amin.

“Pengacara PT Amin itu teman saya,” katanya.

Perwira polisi dengan tiga melati di pundak ini mengaku, PT Amin memang beraktivitas secara ilegal. Sehingga, setelah mengetahui namanya dicatut, ia langsung meminta PT Amin menghentikan aktivitasnya, sebelum ditangkap.

“Kalau tidak berhenti, saya tangkap,” ancam Yudha kepada PT Amin.

Sementara, Gubernur Sultra Ali Mazi menegaskan, bila memang perusahaan itu tak memiliki izin untuk beraktivitas maka ia akan membawa persoalan ini ke Polda Sultra, untuk diproses hukum.

Ali Mazi juga meminta, sebaiknya pihak yang dirugikan untuk membawa persoalan ini ke Polda Sultra.

“Tidak boleh menambang secara ilegal. Pihak yang merasa dirugikan juga harus segera melaporkan persolan itu agar diproses hukum,” tandasnya, Rabu (18/9).

Untuk diketahui, izin usaha pertambangan (IUP) PT Amin sebenarnya berada di Desa Patikala Kecamatan Tolala Kolut. Namun, diduga mengambil ore nikel di wilayah Laburino Desa Mosiku Kecamatan Batu Putih.

Aktivitas PT Amin ini diduga sudah berlangsung sejak 2018 lalu. Dan, telah melakukan pengiriman ore nikel sebanyak 10,503 metrik ton pada tahun itu. (man)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top