Kasuistika

Tangkal Aksi Terorisme, Aparat Diminta Tak Apatis dengan Paham Radikal

Foto bersama Komandan Kodim (Damdim) 1417 Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi (empat dari kiri) yang turut hadir di pembukaan acara (SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Melalui Forum Koordonasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (11/9), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan pelatihan  kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhabinkamtibmas, serta aparat kelurahan se-Kota Kendari, mengenai cara menangkal paham radikalisme.

Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Dr Hj Andi Intang Dulung ditemui di sela-sela kegiatan menyebutkan, pihaknya melibatkan aparat tersebut karena dianggap paling dekat dengan warga setempat.

“Di Kendari masih bersih dari aksi terorisme. Tapi yang dikhawatirkan bibit terorisme yang muncul melalui paham radikalisme ini dapat muncul di Kendari,” terang Andi Intang.

“Jadi untuk menangkal paham itu, aparat inilah yang dianggap dekat dengan warganya mampu meminimalisir paham tersebut berkembang di Kota Kendari,” tambahnya.

Ia meminta, aparat tidak bersifat apatis dengan paham radikalisme yang muncul di masyarakat. Pasalnya, sambung dia, paham tersebutlah yang dapat memicu munculnya aksi terorisme.

“Jadi kalau bibit itu sudah bisa diminimalisir, pencegahan aksi terorisme di Kota Kendari dapat dilakukan sedini mungkin,” katanya.

Selain melibatkan aparat, lanjutya, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FPKT) di daerah melibatkan pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, serta media dalam menangkal terorisme.

“Jadi diharapkan semua saling bersinergi, terutama dalam menangkal paham radikalisme karena dari paham ini, muncul aksi terorisme,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Ketua FPKT Sultra, H Muslim menyebutkan, usai kegiatan tersebut, aparat baik dari pihak kelurahan, Babinsa dan Bhabimkabtibas terus bersinergi dalam penanggulangan aksi terorisme.

“Jadi diharapkan sinergitas tetap terjalin, karena penanggulangan aksi terorisme terutama di Kota Kendari, butuh peran semua pihak,” pungkasnya. (p2/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top