Kasuistika

Operasi Cipkon, Polsek Kulisusu Amankan Ratusan Liter Miras Tradisional

Anggota Polsek Bonegunu memusnakan miras Kameko dan Arak.

BURANGA, BKK- Polsek Bonegunu Kabupaten Buton Utara (Butur) berhasil mengamankan 500 liter minuman keras (miras) tradisional Kameko (Konau) dan Arak.

Ratusan liter miras itu diamankan dalam giat Operasi Cipta Kondisi(Cipkon), yang dipimpin langsung Kapolsek Bonegunu, Ipda Sunarton bersama 8 anggontanya, Rabu (11/9).

Aparat korps berbaju coklat itu menyasar kawasan hutan Dempa Desa Bubu Barat Kecamatan Kambowa, yang disinyalir merupakan tempat produksi atau penyulingan minuman keras jenis konau dan arak.

Alhasil, ditemukan 3 tempat yang menjadi berprosesnya penyulingan dan produksi miras. Dari penggerebekan itu, berhasil mengamakan barang bukti 480 liter jenis konau dan 20 liter jenis arak, serta barang-barang yang dipakai untuk penyulingan.

“Kami menemukan 3 tempat penyulingan miras, di sana terdapat beberapa alat yang digunakan untuk penyulingan serta 500 liter miras di antaranya 480 liter miras berjenis konau, 20 liter miras berjenis arak. Semua langsung kita musnahkan di tempat,” katanya.

Sedangkan pemilik penyulingan sendiri berhasil melarikan diri. Meski demikian, polisi tetap akan melakukan tindakan dengan mencari tahu siapa pemiliknya, sehingga ke depan tidak ada lagi tempat penyulingan seperti itu.

“Pemilik penyulingan arak berhasil melarikan diri, nanti kita akan tindaki agar tidak lagi menjual atau memproduksi miras yang nantinya akan menimbulkan kerusuhan dan terganggunya keamanan dan ketertiban di masyarakat. Apalagi saat ini Bonegunu sedang menghadapi pesta panen atau syukuran kampung,” tegasnya.

Operasi cipkon tersebut, tuturnya, kerap dilakukan guna mewujudkan kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Cipkon dengan sasaran miras bertujuan untuk meminimalisir tindak pidana kejahatan yang bersumber dari pengaruh penggunaan miras,” imbuhnya. (r5/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top