Lingkar Sultra

LIPI Akan Kembangkan Teknologi Pengolahan Aren Jadi Etanol di Muna

Kegiatan LIPI di STIP Wuna dihadiri Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Arthurario Lelano Phd, kemudian Pj Sekda Muna Drs Ali Basa MSi, dan Ketua STIP Wuna La Ode Hidayat SP MSi.

RAHA,BKK- Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Arthurario Lelano Phd menyampaikan misinya datang ke STIP Wuna 2 hari lalu. Kedatangannya kali ini untuk menuntaskan sosialisasi pemanfaatan Bioetanol sebagai alternatif bahan bakar untuk kompor.

Arthuraro mengaku bahwa potensi pengembangan  Aren di Muna cukup besar dan dapat diolah menjadi etanol. Hasil pengolahan itu kemudian bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar gas maupun minyak. Manfaat lain bisa sebagai antiseptik di dalam dunia farmasi.

“Kadar etanol yang diperoleh dimasyarakat di Muna, masih cukup rendah. Angkanya berkisar 5 sampai 10 persen. Jika diolah dengan teknologi penyulingan persentasenya bisa naik sampai 40 dengan penambahan konsentrasi etanol akan memiliki nilai tambah,” kata Arthuraro.

Olehnya, kata dia, LIPI  akan mengembangkan pengolahan aren di Muna dengan memberikan bantuan teknologi untuk meningkatkan kualitas etanol yang dihasilkan.

Sementara itu Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Muna Ali Basa memaparkan, beberapa potensi alam terbesar di Kabupaten Muna salah satunya adalah tumbuhan aren yang kebanyakan diolah menjadi minuman tradisional.

Hadirnya LIPI, Ali Basa berharap minuman tradisional yang berasal dari aren ini bisa ‘disulap’ menjadi produk yang bermanfaat lebih positif dengan menyuntikkan rekayasa teknologi di dalamnya.

“Pemda Muna menawarkan potensi-potensi yang ada di Muna, salah satunya adalah Aren. Aren  bisa dikonversi menjadi etanol yang biasa dipakai untuk kebutuhan farmasi atau obat-obatan,” kata Ali Basa.  (tri/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top