Arena

Cari Bibit Atlet, Kemenpora RI Gelar Tes Bakat Olahraga di Muna

Fitri/BKK
Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Cecep Sumarna, menyampaikan kata sambutan saat membuka kegiatan tes bakat olahraga di Muna.

RAHA,BKK –  Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI mengadakan tes bakat olahraga di Kabupaten Muna. Kegiatan yang berlangsung di SOR La Ode Pandu Raha ini diikuti 400 pelajar SMP usia 12 sampai dengan 14 tahun.

Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora RI  Cecep Sumarna, mengatakan bahwa Muna merupakan salah satu daerah penghasil atlet berprestasi, seperti di cabang olahraga pencak silat dan dayung.

“Dengan kegiatan ini diharapkan para penggiat olahraga akan  muncul kembali. Kegiatan  ini harus kita picu agar atlet-atlet Muna bisa berkiprah kembali. Mudah-mudahan pemanduan bakat ini jadi pemicu dan pemacu meningkatkan prestasi olahraga di Muna,” kata Cecep usai membuka kegiatan tes bakat olahraga ini di SOR La Ode Pandu Raha, Selasa (10/9).

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dibud) Muna Ashar Dulu mengaku mendukung penuh kegiatan kemenpora itu. Ia bahkan akan melakukan kegiatan serupa untuk melahirkan bibit-bibit atlet terbaik.

“Kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi anak-anak kita. Saya nanti bersama Kadispora (kepala dinas pemuda dan olahraga) akan membuat proposal untuk diajukan ke Pemda Muna, agar pembinaan bakat seperti ini dapat dilakukan secara kontinyu,” terang Ashar ditemui, Rabu (11/9).

Sementara itu Plt Kadispora Muna LM Syukur Akbar mengatakan, terpilihnya Muna sebagai tempat pelaksanaan program kemenpora itu menjadi satu kebanggan tersendiri.

“Kita sangat berterima kasih kepada Kemenpora RI. Bayangkan, dari 600 kabupaten/kota di Indonesia, selain gala desa, Muna kembali mendapat kepercayaan untuk menggelar salah satu program unggulan Kemenpora. Kalau mau gunakan APBD kita, hampir tidak mungkin karena APBD kita kecil. Oleh karena itu Bupati Muna selalu menekankan kepada semua OPD, harus mencari program-program dipusat, yang bisa dibawa ke Muna, seperti kegiatan ini,” pungkasnya. (tri/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top