Lingkar Sultra

Tahun Ini, Konut Kebagian 200 Unit Rumah Program BSPS

Bupati Konut, Ruksamin Menyerahkan secara simbolis dana BSPS kepada 100 penerima manfaat di lima desa se-kabupaten Konut. Foto : VELY SARMAN/BKK

WANGGUDU, BKK – Sebanyak 200 unit rumah di Kabupaten Konawe Utara (Konut) tahun ini mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR RI. Namun, pemerintah baru merealisasikan 100 unit.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Sultra, Musniar M Silondae, mengatakan Konut merupakan salah satu dari 15 kabupaten/kota di Sultra yang mendapat program BSPS ini.

“Pada awalnya Kabupaten Konut hanya mendapat kuota 100 unit dari APBN. Namun, karena kerja keras pemerintah kabupaten dan didukung oleh bupati, maka tahun ini mendapat tambahan 100 unit lagi dari dana loan. Jadi totalnya 200 unit,” ungkap Musniar saat menyerahkan bantuan berupa buku tabungan kepada masyarakat penerima manfaat di Desa Barasanga Kecamatan Wawolesea, Selasa (10/9).

Niar menjelaskan, 100 unit BSPS yang bersumber dari dana loan ini berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya nominal bantuan dalam bentuk rupiah di buku rekening, bantuan berikutnya akan disalurkan dalam bentuk mata uang dolar.

Dia merinci jumlah dana yang diterima setiap kepala keluarga sebesar Rp17,5 juta. Terbagi menjadi belanja material Rp15 juta dan sewa tukang Rp ,5 juta. Pencairan dana bantuan ini dilakukan 2 tahap.

“Rp7,5 juta dicairkan setelah toko membawa material. Setelah dipergunakan baru dicairkan 100 %. Sedangkan upah tukang dibayarakan Rp 1,5 juta setelah progres pekerjaan 30 %.  Dan sisanya setelah rumah terbangun dan terhuni,” jelasnya.

Niar membeberkan, 2020 mendatang di program BSPS, Sultra mendapat kuota sebanyak 2.000 unit rumah. Ini nantinya akan diperebutkan 17 kabupaten/kota.

“Jadi tolong dikerja baik-baik bantuan yang sudah diturunkan ini. Supaya tahun depan Konut bisa kebagian,” pintanya.

Bupati Konut, Ruksamin mengatakan penerima BSPS ini merupakan keluarga yang beruntung. Pasalnya, untuk program ini, pihaknya sudah mengusul  sekira 4.000 daftar usulan ke Kementerian PUPR.

“Kita usul sebanyak itu. Saya tidak pernah pilah-pilah warga saya yang akan saya bantu. Walaupun dulu tidak mendukung saya dalam pemilihan. Kita punya target untuk menuntaskan masalah rumah tidak layak huni,” tegas Ruksamin.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini berpesan keluarga penerima manfaat benar-benar memanfaatkan bantuan tersebut. Dia juga berharap usai mendapatkan bantuan dari pemerintah, warganya mampu menata rumahnya dengan baik. (r7/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top