Beranda

Sumur Warga di Kendari Mulai Mengering

KENDARI, BKK– Musim kemarau mulai mengakibatkan kekeringan sumur milik warga. Salah satunya yang dialami Aris, warga Jalan HEA Mokodompit Kecamatan Kambu Kota Kendari.

Aris mengatakan, untuk mendapatkan air bersih dirinya harus rela mengantre berjam-jam.

“Untuk mendapatkan air bersih, kami harus mengantre panjang. Karena air sumur harus kita tunggu sampai terisi kembali,” terangnya, Selasa (10/9).

Bahkan, sambung dia, jika hendak mencuci di pagi hari, dia rela memanfaatkan waktu malamnya untuk mengisi beberapa ember yang dimilikinya.

“Karena, jika hal itu tidak saya lakukan maka pagi harinya air sumur kita akan kembali kering kareba banyaknya konsumsi air di pagi harinya,” paparnya.

Aris menambahkan, untuk mendapatkan air bersih butuh waktu dan kesabaran yang cukup panjang. Selain antrean panjang, dia juga harus menunggu air sumur terisi kembali agar bisa disedot dengan mesin pompa air.

Sementara, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari Damin mengatakan, bukan saja sumur warga yang mengelami kekeringan saat musim kemarau seperti sekarang ini.

“Sumber air baku kita juga sebenarnya mengalami pengurangan volume air saat ini, jika dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.

Kendati demikian, Damin meminta, warga pelangga PDAM di Kota Kendari tidak perlu khawatir. Sebab meskipun volume air berkurang, tapi pihaknya masih bisa melayani puluhan ribu sambungan rumah.

“Karena, stok air cukup besar dibandingkan dengan kebutuhan air kita. Makanya, meskipun sumber air baku kita mengalami pengurangan debit air, tapi kami tegaskan pelayanan kita akan terus maksimal,” tuntasnya.

Damin mengimbau, saat menghadapi musim kemarau seperti saat ini, kiranya warga bisa bijak dalam menggunakan air bersih. (r2/man)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top