Beranda

KPK Ancam Sanksi Penunggak Pajak Kendaraan di Sultra

Edi Suryanto. (FOTO:FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengancam akan memberi sanksi pidana kepada penunggak pajak kendaraan bermotor (PKB) di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Wilayah Sultra, Edi Suryanto mengatakan, sesuai hasil pantauan di lapangan sejak Juli 2019 sudah diterima PKB sebesar Rp81 miliar. Termasuk, penerimaan dari berlakunya fiskal daerah untuk alat berat senilai Rp 2,1 miliar, tunggakan Rp836 juta.

“KPK akan mendorong penertiban dengan sanksi yang keras terkait besarnya tunggakan PKB tersebut. Sanksi, berupa penyitaan sampai tuntutan pidana,” tegas Edi, Selasa (10/9).

Dia mengimbau, seluruh masyarakat, pemerintah daerah dan badan usaha se-Sultra yang memiliki kendaraan bermotor  untuk membayar PKB tepat waktu.

“Bagi yang memiliki tunggakan PKB diharapkan segera melunasi,” imbuhnya.

Edi mengukapkan, masih banyak tunggakan PKB; baik perorangan, pemerintah kabupaten/kota maupun badan usaha. Tunggakan PKB sampai saat ini hampir mencapai Rp100 miliar.

Bahkan, sebut dia, tunggakan PKB dari 10 orang saja hampir lebih dari Rp100 juta. Sedang, tunggakan pajak dari perusahaan mencapai hampir Rp300 juta.

“Untuk itu, diimbau kepada seluruh wajib pajak agar mematuhi dan segera menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor tersebut,” ucapnya.

Sementara, Gubernur Sultra Ali Mazi menuturkan, banyaknya tunggakan karena selama ini PKB belum tertata dengan baik.

“Karena dulu belum tertata dengan baik makanya sekaranng kita manajemen dengan baik,” pungkasnya. (p3/man)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top