Beranda

Danlanal: Sudah Tunjukan Jati Diri sebagai Komponen Pertahanan Negara

Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna bersama isrtri Retno I Putu Darjatna saat memotong tupeng. (FOTO:FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK– Pada usia sudah mencapai 74 tahun, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) telah menunjukan jati diri sebagai komponen pertahanan negara yang tangguh di tengah perubahan lingkungan strategis yang kian dinamis.

Hal ini dikatakan Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI-AL, Selasa (10/9).

Menurut dia, ancaman tradisional dan nontradisional pada lingkup nasional serta regional menuntut perhatian terus menerus dan peningkatan modifikasi yang tepat.

“Selama ini TNI-AL telah secara aktif terlibat dalam menjamin kepentingan maritim Indonesia, terutama pada pelaksanaan tugas sesuai amanat Undang-Undang,” katanya.

Darjatna menyebut, sesuai Undang-Undang, TNI-AL memiliki 5 tugas yakni bidang di pertahanan mantra laut, penegakan hukum dan keamanan maritim, diplomasi maritim pembangunan, pengembangan kekuatan maritim, serta pembinaan pertahanan laut.

“Untuk mewujudkan kekuatan angkatan laut profesional dan modern,  tentunya dimulai dari bidang perencanaan pembangunan kelautan. Kemudian, modernisasi alutsista (alat utama sistem pertahanan) untuk mencapai kesiapan tempur telah ditata dalam perencanaan strategis dalam kerangka kekuatan angkatan laut yang selalu siap dioperasionalkan atau dikenal dengan operational ready force,” jelasnya.

Darjatna menambahkan, kini pihaknya sedang mengupayakan dan mengoptimalkan sinergitas terhadap masyarakat melalui beberapa program dan pembangunan wilayah-wilayah pesisir.

“Dalam rangka meningkatkan pertahanan di wilayah pesisir laut, sesuai dengan tugas pokok kita, ada program pemberdayaan wilayah pertahanan. Terutama masyarakat wilayah pesisir, berupa program binaan khusus bagi desa maritim, termasuk bedah rumah tidak layak huni di Desa Kampung Bajo. Ini bagian dari kepedulian TNI-AL,” bebernya.

Darjatna berharap, dengan usia sudah memasuki 74 tahun, TNI AL semakin dicintai masyarakat dan terus menjalankan tugas sesuai dengan Undang-Undang.

“Dan terus bersinergi dengan instasi lainya untuk menjaga pertahanan dan keamanan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), khusunya di wilayah Sultra,” tuntasnya. (p3/man)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top