Headline

Baru Kemarau Awal, Kota Kendari Sudah 7 Kasus Kebakaran

KENDARI, BKK- September baru berjalan 10 hari, tapi kasus kebakaran yang tercatat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari sudah 7 kali. Ini artinya hampir tiap hari ada kebakaran.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Damkar Kota Kendari Ali Kibu mengatakan, 7 kasus ini pertama kali melanda rumah warga di Kecamatan Kendari Barat, peristiwa berikutnya menghanguskan rumah kos di Kecamatan Puuwatu.

“Sisanya, 5 kasus kebakaran lahan dan sisa-sisa sawmill (somel) di Kecamatan Baruga dan Puuwatu,” papar Ali Kibu, Selasa (10/9).

Ia melanjutkan, penyebab terjadinya kebakaran ini adalah membuang puntung rokok sembarangan, korsleting listrik, dan gesekan.

“Karena, di musim kemarau seperti ini sangat mudah sekali terjadi kebakaran. Jadi, jika terjadi gesekan maka potensi kebakaran ini bisa saja terjadi,” paparnya.

Menurut dia, sebenarnya meskipun bukan musim kemarau, pihaknya selalu siaga dan tanggap untuk melakukan pemadaman di lapangan.

“Jadi, kita memang selama 24 jam selalu standby untuk menangani kasus kebakaran. Jadi, sebenarnya persiapan kita sudah sangat matang,” tandasnya.

Makanya, ucap dia, ketika terjadi kebakaran pihaknya langsung sigap turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman.

“Apalagi, air ada dan mobil pun selalu siap. Jadi, kita tinggal jalan saja menuju lokasi kebakaran,” bebernya.

Bahkan, kata dia, jika kasus kebakaran yang terjadi rawan merembet ke rumah warga yang lain, maka pihaknya menurunkan seluruh mobil pemadam.

“Total mobil pemadam kita yang ada saat ini sebanyak 8 unit, namun hanya 3 unit saja yang masih berfungsi maksimal, sisanya itu kadang-kadang mengalami masalah,” tuntasnya. (r2/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top