Headline

DPRD Setujui Pinjaman Pemprov Rp1,2 Triliun

Salah satu alasan Ali Mazi mengutang adalah Pantai Toronipa. Pantai ini hendak disulap jadi Ancol-nya Kota Kendari. (MITA/BKK)

KENDARI, BKK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyetujui rencana pinjaman pemerintah provinsi (pemprov) sebesar Rp1,2 triliun pada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Pinjaman itu sendiri ditempuh pemprov untuk membiayai 3 mega proyek duo Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN), yaitu rumah sakit jantung, perpustakaan modern, jalan pariwisata Kendari-Toronipa.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sultra Swandi Andi mengatakan, Senin (9/9), berdasarkan hasil kesepakatan pansus dan pemprov bahwa jangka waktu pinjaman selama 5 tahun, dengan skema pinjaman multiyears, di mana  pemerintah wajib mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Misalnya, pemprov harus membayar utang kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) per tahun, dengan melakukan penganggaran setiap tahunnya di APBD atau APBD-P berkait pembayaran utang pokok dan bunga, yang terutang selama masa jangka waktu pinjaman,” jelas Swandi Andi.

Ia menambahkan, selain pembayaran, pemprov harus membuat pertanggungjawaban atas pengelolaan pinjaman daerah dan bersedia dilakukan pemotongan dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) dari penerimaan negara yang menjadi hak pemerintah daerah.

“Sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pemprov tidak memenuhi kewajiban pembayaran kembali pinjaman (gagal bayar). Pemprov harus melaksanakan kewajiban lainnya sebagaimana diatur dalam perjanjian pinjaman dan  perubahan-perubahannya,” tutup Swandi Andi. (p1/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top