Aktualita

Jeruk Diborong Surabaya, Kota Kendari Dapat Sisa-Sisa

KENDARI, BKK- Mahalnya harga jeruk manis di Kota Kendari disebabkan karena buah jeruk asal Sulawesi Tenggara (Sultra) dikirim keluar daerah, yaitu ke Kota Surabaya dan Sulawesi Selatan.

Salah satu pemilik kebun jeruk manis berlokasi di daerah Konda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Warto menjelaskan, dalam menjualkan hasil panennya kini dirinya tidak pusing lagi, karena langsung dijemput oleh kontainer di kebun.

“Seperti kemarin tepatnya hari Minggu (18/8) saya menjualkan 10 kontainer jeruk manis yang akan dikirim ke Surabaya dan daerah selatan,” ungkapnya, Selasa (20/8).

Ia menuturkan, dirinya lebih memilih dijualkan di kontainer karena di kontainer tidak pilih-pilih manis atau kecut, besar atau kecil itu semuanya diambil, yang penting kontainer penuh.

“Saya jualkan di kontainer itu hitung peti. Misalnya 70 kg dikali berapa harga yang disetujui. Kalau saya jualkan di pengecer itu mereka memilih jeruknya harus manis,” ujarnya.

Jadi, tidak repot lagi saya menjualkan karena kontainer langsung yang datang mencari.

Sementara itu salah satu pedagang jeruk yang biasa menjajakan jeruknya di daerah kampus baru, Udin mengungkapkan, saat ini jeruk yang dijualkan sudah mahal yaitu sebesar Rp10 ribu per kg dari harga Rp6 ribu per kg, dipicu stok jeruk manis sudah berkurang.

“Saat ini mahal mba, karena jeruk sekarang diborong oleh kontainer, setiap hari mereka keliling mencari jeruk. Untuk stok jeruk saya ambil di Baruga, Konda, dan Konsel,” ucapnya.

Dikatakan, musim jeruk biasa dimulai dari bulan Juni sampai Desember, tapi saat ini baru memasuki Agustus jeruk sudah kurang, karena langsung diangkut oleh kontainer.

Udin menambahkan, buah yang akan bermusim bulan depan, September, adalah salak.

“Karena, saat ini buah salak sudah mulai panen lagi dan untuk ramainya September. Sedangkan,  di November akan diwarnai dengan musim buah manggis dan rambutan, kemudian langsat,” tambahnya.

Khusus fans berat durian, bisa mulai hunting mulai Oktober hingga Februari tahun berikutnya.(p4/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top