Bisnis & Ekonomi

OJK Ajar Puluhan Mahasiswa UMK Manfaat dan Risiko Produk Jasa Keuangan

Pose bersama, Anggota DPR-RI Dapil Sultra, Amirul Tamim, Dekan FEBI UMK Syamsul Anam, Kepala Bagian Pengawasan Perbankan OJK Sultra, Maulana Yusuf, dan Mahasiswa FEBI UMK. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), ajari puluhan mahasiswa Univeritas Muhammadiyah Kendari (UMK) manfaat dan risiko produk jasa keuangan, hadirkan pemateri Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) daerah pemilihan (Dapil) Sultra Amirul Tamim, Rabu (14/8).

Kepala Bagian Pengawasan Perbankan OJK Sultra Maulana Yusuf mengatakan, OJK memiliki tugas pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan, mulai dari sektor perbankan, pasar modal, dana pensiun, lembaga pembiayaan, maupun lembaga jasa keuangan Lainnya.

“OJK memiliki 3 fungsi. Yakni, mengatur, mengawasi, dan melindungi. Apa yang kita lakukan ini merupakan bagian dari perlindungan kepada masyarakat. Nah, kita harapkan dengan peningkatan pemahaman masyarakat terkait manfaat dan risiko jasa keuangan, masyarakat bisa menggunakan produk jasa keuangan secara bijak sehingga tidak terjebak pinjaman online maupun investasi ilegal yang kini marak di Sultra,” ujarnya.

Dia bilang, sudah banyak kasus penipuan pinjaman online yang terjadi di Sultra. Oleh karenanya, pinta dia, masyarakat perlu mengetahui legalitas setiap pinjaman online dan harus memastikan legalitasnya, apakah sudah terdaftar di OJK atau belum terdaftar.

“Kebanyakan itu yang memanfaatkan pinjaman online ini dari kalangan ibu-ibu dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Saat ini, kami sudah banyak menutup pinjaman online. Namun tidak menutup kemungkin pinjaman online ini akan terus ada,” tuntasnya. (cr1/r2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top