Kasuistika

19 Pekerja Keracunan Asap Dirawat di Rumah Sakit Bahteramas

Pekerja PT OSS yang dirawat di Rumah Sakit Bahteramas (SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Kejadian ledakan gas dalam gedung laboraturium PT Obsidian Stainlies Stell (OSS) pada Rabu (14/8) sekira pukul 10.45 Wita, membuat 19 pekerja harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bahteramas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harry Goldenhardt menyebutkan, awalnya sekira pukul 08.00 Wita, pekerja lokal di perusahaan tersebut yang sebagian besar adalah perempuan melakukan kegiatan pekerjaan di dalam gedung laboratorium tersebut. Saat itu, beberapa karyawan tenaga kerja asing (TKA) juga sedang melakukan pekerjaan konstruksi pengelasan anak tangga yang menuju lantai dua gedung tersebut.

“Tiba-tiba sekira pukul 10.45 Wita, muncul kepulan asap dari ruangan laboratorium. Di situ tempat penyimpanan bahan kimia yang terletak di lantai dasar,” terang Harry, Rabu (14/8), saat dikonfirmasi atas kejadian tersebut melalui sambungan telepon.

“Kemudian karena berhubungan langsung dengan tempat pengelasan anak tangga, yang sedang dikerjakan tenaga kerja asing tadi, sehingga terdengar ledakan dari laboratorium itu,” sambung Harry

Mendengar ledakan tersebut, sebut Harry, para karyawan yang mayoritas adalah perempuan yang berada di dalam gedung tersebut berlarian keluar  untuk menyelamatkan diri.

“Pada saat itu pula, langsung dilakukan pemadaman dengan menggunakan alat pemadam oleh karyawan TKA China aan dibantu oleh beberapa karyawan lokal yang pada saat itu berada di sekitar lokasi,” kata Harry.

Harry menyebutkan, pihaknya yang menerima laporan tersebut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan.

“Jadi ledakan diduga akibatkan percikan api las yang mengenai bahan kimia yang berada di ruangan laboratorium,” kata Harry.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Harry, 19 orang karyawan lokal yang terdiri dari 17 perempuan dan 2 laki-laki mengalami keracunan yang disebabkan oleh asap.

“Saat ini korban sudah dirawat di Rumah Sakit Bahteramas dan situasi di sana (gdung labroratorium PT OSS) masih kondusif,” pungkasnya. (p2/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top