Lingkar Sultra

PAN dan PDIP Pertahankan Kursi Pimpinan, PBB Turun Gunung

Suasana rapat pleno KPU Konawe.

UNAAHA, BKK – Perolehan  kursi partai politik (parpol) dan calon Anggota DPRD Konawe terpilih hasil Pemilu 2019, telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Sebanyak 3 partai politik (parpol) peraih suara dan kursi terbayak, serta dipastikan akan menduduki jabatan unsur pimpinan adalah  PAN, Gerindra, dan PDIP

Berdasarkan hasil pentepan hasil pemilu, Kursi Ketua DPRD Konawe untuk periode 2019-2024  tetap dipertahankan PAN yang juga kembali memperoleh 8 kursi, sementara kursi wakil ketua 1 akan menjadi milik Gerindra yang jatah kursinya tahun ini meningkat 5 kursi dari sebelumnya yang hanya 3 kursi.

Gerindra yang berhasil merebut kursi wakil ketua 1 kemudian menggeser posisi PDIP yang dipastikan hanya menduduki jabatan wakil ketua 2, setelah perolehan kursinya menurun dari 5 menjadi 4 kursi.

PDIP kemudian menggeser posisi Partai Bulan Bintang (PBB)  yang terpaksa harus turun gunung menjadi anggota biasa setelah hanya meraih 3 kursi dari 4 jatah kursi di periode sebelumnya.

Sementara parpol lain yang berhasil menduduki kursi  DPRD Konawe di antaranya  PKB 1 kursi, Golkar 2 kursi, NasDem 2 kursi, Demokrat 3 kursi, PKS 1 kursi, dan Perindo 1 kursi.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Konawe Aswar mengatakan, pleno terbuka dalam rangka menetapkan perolehan suara kursi parpol dan calon terpilih tersebut, merupakan rangkaian terakhir dari tahapan pelaksanaan Pemilu 2019.

Diksempatan itu, ia berharap, kepada sejumlah wakil rakyat yang terpilih dapat mengemban amanah rakyat Konawe.

“Penetapan ini berdasarkan  Undang-Undang nomor 07 tahun 2017 tentang Pemilu,”ujarnya.

Dikatakannya, proses penetapan ini sempat tertunda karena KPU Konawe masih menyelesaikan sengketa Pemilu di Mahkama Konstitusi(MK) sebagaimana gugatan perdata salah satu peserta Pemilu. Pada 8 Agustus lalu MK kemudian menetapkan menolak gugatan tersebut, sehingga pihaknya diperintahkan segera melakukan penetapan paling lambat 5 hari setelah putusan itu ditetapkan.

Usai tahapan, lanjutnya, KPU masih memgemban tugas untuk menyusun kembali data pemilu untuk persiapan Pilkada mendatang. Meski belum ada jadwal pasti pelaksanaan Pilkada Konawe nanti, namun ia memperediksi  akan dilaksanakan pada 2022 mendatang.

“Kami menyadari bahwa dalam pendataan data Pemilu masih banyak masyarakat yang belum sempat terdata, sehingga  dalam proses validasi nanti, kami mengundang parpol untuk berdiskusi memberikan masukan-masukan untuk perbaikan penyelenggaraan pilkada nanti,” tutupnya. (Irm/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top