Beranda

Balai Karantina Pertanian Nilai 8 Komoditi Unggulan Sultra Layak Ekspor

KENDARI, BKK- Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II A Kendari LM Mastari menilai, ada sedikitnya 8 komoditi unggulan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang layak ekspor. Adalah kopra, kakao, beras, jambu mete, cengkeh, jagung, lada, dan kemiri.

“Sayangnya potensi ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya, Senin (12/8).

Yang menyedihkan, sambung Mastari, beras asal Sultra yang dijual ke Sulawesi Selatan dan Pulau Sumatera dengan harga murah. Oleh mereka, beras itu kembali dikemas dan dijual kembali ke Sultra dengan harga mahal.

“Para petani (Sultra) mengirim dengan kemasan yang kurang menarik dengan harga rendah. Sementara wilayah Makassar dan Sumatera mengemasnya kembali dalam bentuk yang lebih baik, sehingga pasarnya lebih luas dan mahal. Ini sangat miris, padahalkan kita yang produksi sendiri, mereka kembali menjual ke Sultra atas nama daerah mereka,” ucapnya.

Hal serupa juga terjadi pada jambu mete. Komoditas ikon Sultra ini sudah menembus ekspor tapi bukan atas nama Makassar.

“Padahalkan jambu mete merupakan salah satu produk unggulan perkebunan Sultra. Namun potensi ekspor malah menjadi pasar daerah lain,” katanya.

Mastari berharap, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota memperhatiakan komoditas pertanian tersebut.

“Pemerintah harusnya membuat regulasi terkait pasar untuk produk pertanian di Sultra,” pungkasnya. (p3/man)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top