Kasuistika

Tersandung Kasus Narkoba, 1 Anggota Polda Sultra Bakal Dipecat

Sidang kode etik tanpa kehadiran AKP Erents (IST)

KENDARI, BKK- Oknum polisi yang bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, Ajun Komisari Polisi (AKP) Errents Geradus, bakal dicopot sebagai anggota polisi.

Dari hasil putusan dalam sidang kode etik di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sultra yang digelar pada Senin (5/8), oknum polisi itu direkomendasikan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), akibat terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbidpenmas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Agus Mulyadi yang ditemui wartawan Berita Kota Kendari (BKK) pada Selasa (7/8), menyebutkan AKP Erents sebelumnya sudah divonis Pengadilan Negeri (PN) Kendari dengan hukuman pidana penjara 1 tahun 6 bulan.

“Putusan itu sudah inkrah dari pengadilan dan yang bersangkutan juga sudah menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kendari,” terang Agus.

Atas perbuatannya itu, sebut Agus, yang bersangkutan kemudian harus menjalani sidang kode etik kepolisian.

Saat agenda persidangan sudah masuk pembacaan putusan, dengan alasan sakit yang bersangkutan 2 kali tidak hadir.

“Masuk sidang ke-3 kemarin itu, yang bersangkutan alasannya masih sakit. Namun, sidang tetap dilakukan dengan pelanggar menunjuk pendampingnya untuk mengikuti sidang pembacaan putusan,” kata Agus.

Dari hasil putusan, lanjut Agus, secara kode etik perbuatan AKP Erents dinilai sebagai perbuatan tercela sehingga direkemondasikan untuk dipecat.

“Rekomendasi PTDH selanjutnya menunggu surat keputusan dari pimpinan,” pungkasnya. (p2/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top