Kasuistika

5 Desa di Konkep Masuk Catatan Hitam Inspektorat

H Mohammad Yakub Toarima SH

LANGARA, BKK – Sebanyak 5 desa di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) masuk dalam catatan hitam pihak Inspektorat setempat, akibat mengelola dana desa (DD) dengan menyalahi ketentuan yang berlaku.

Kepala Inspektorat Konkep H Mohammad Yakub Toarima SH di ruang kerjanya, Senin (5/8), menyebutkan  5 desa yang masuk dalam catatan hitam lembaganya itu adalah Desa Pesue, Langara Iwawo, Wawolaa, Bukit Permai, dan Desa Lanowatu.

“Dugaan penyelewengannya bervariasi, ada yang fisik pekerjaannya tidak sesuai dengan apa yang dilaporkan. Ada yang belum diperiksa seperti Desa Lano Watu dan Bukit Permai karena terlambat melaporkan pertanggungjawaban pengelolaan dana desanya,” kata Yakub.

Sementara salah satu desa yakni Desa Pesue Kecamatan Wawonii Tengah, saat ini dalam proses pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Unaaha karena adanya laporan masyarakat setempat.

“Kalau Desa Pesue lagi diperiksa di Kejari Unaaha. Kepala Desa bersama beberapa perangkatnya sudah dipanggil oleh pihak kejaksaan. Dugaan kerugian negara sekitar Rp200 juta untuk Desa Pesue ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yakub mengatakan, lebih dari  Rp100 miliar anggaran pemerintah pusat melalui program DD tersebut telah dikelola oleh para Kepala Desa se-Konkep yang dimulai sejak  2016. Rinciannya sebanyak Rp45 miliar lebih di 2016,  Rp69 miliar lebih di 2017, dan lebih dari Rp64 miliar pada  2018 dan 2019 ini.

“Dengan anggaran yang cukup banyak ini, kita berharap bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kepala desa untuk membangun desa dengan output jangka panjang. Jangan sekedar membangun untuk melepas tanggung jawab, tetapi harus memikirkan asas manfaatnya kepada masyarakat,” katanya. (r4/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top