Headline

Indra Mengaku Dibawa Makhluk Halus, Ditolong Kakek Berjubah Putih

Indra (31) saat dievakuasi ke Polsek Asera oleh tim Basarnas, Kamis (25/7).

Asera, BKK- Pemuda yang hilang secara tiba-tiba saat turun sebentar dari mobil untuk kencing di tepi hutan, dekat Sungai Sone di Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara (Konut), sudah ditemukan. Ia mengaku mendapat bisikan ghaib yang menuntunnya masuk ke dalam hutan. Dan ia menurut dalam keadaan antara sadar dengan tidak sadar. Sungai Sone oleh warga setempat dianggap keramat.

Indra (31), demikian namanya, warga Punggolaka Kota Kendari hilang pada Selasa (23/7) dan ditemukan pada Kamis (25/7), ketika ia muncul di rumah salah seorang penduduk setempat meminta izin istirahat sejenak.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari Djunaidi mengatakan, korban ditemukan di rumah warga di Desa Samandete Kecamatan Oheo, Konut sekitar pukul 04.00 Wita.

“Setelah tersesat di hutan, akhirnya korban menemukan jalan raya, kemudian mendatangi rumah¬† seorang warga di Desa Samandete untuk beristirahat. Pada saat itu diketahui penghuni rumah lalu memberitahukan warga dan Basarnas, kemudian dievakuasi ke Polsek Asera,” tuturnya, kemarin.

Djunaidi menambahkan, setelah diserahkan di Polsek Asera, kemudian diserahterimakan kepada keluarga korban.

Awal kisah bermula ketika korban bersama 12 orang rekannya dari Konut hendak menuju Kota Kendari dengan menumpangi sebuah mobil pada Selasa (23/7).

Saat di tengah perjalanan, korban meminta kepada temannya yang mengemudi mobil untuk berhenti karena korban merasa ingin buang air kecil.

Mereka berhenti di dekat Sungai Sone yang berada di kawasan hutan Kecamatan Oheo, Konut.

Selang beberapa lama korban tidak kembali lagi, maka rekan korban merasa aneh, kemudian melaporkan kejadian tersebut.

Indra yang ditanya soal apa yang sebenarnya terjadi, kepada polisi ia mengisahkan bahwa pada saat ia sedang buang air kecil di hutan itu, tiba-tiba saja ia mendapat bisikan makhluk gaib untuk mengikuti dirinya masuk ke dalam hutan.

“Jadi saat Magrib ada lagi yang bisik di telingaku, katanya saya harus naik ke hutan itu lebih jauh. Dan, saat itu antara sadar dan tidak saya mengikuti arahan bisikan itu. Ketika saya mulai tersadar saya pun mencoba cari jalan keluar, tapi usaha saya ini seperti dihalang-halangi makhluk gaib yang selalu mengikuti saya,” tuturnya.

Selang beberapa jam kemudian, tiba-tiba saja antara sadar dan tidak, ia akhirnya bertemu dengan sosok haji berjubah putih dan menuntunya untuk keluar dari hutan itu.

“Pas malam tadi saya ketemu sosok haji berjubah putih dan mengatakan, ‘lewat sini, nak’. Pada saat saya menoleh, orang itu hilang dan saya langsung mengikuti jalan yang diarahkan orang itu. Setelah itu saya jalan, akhirnya saya ketemu jalan raya dan saat itu saya langsung sujud syukur,” katanya.

Indra juga mengaku, untuk bisa bertahan hidup di hutan selama 2 hari, ia terpaksa memakan dedaunan.

“Jujur waktu di hutan saya rasa mau mati, terpaksa saya makan daun-daun saja,” ungkap Indra.

Kepala Basarnas Kendari Djunaidi mengatakan, dengan ditemukannya korban, operasi Basarnas dinyatakan selesai dan ditutup. (cr2/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top