Headline

Sebulan Tak Pulang, Seorang Petani Ditemukan Telah Menjadi Mayat

Jenazah Panganggani sesaat sebelum dievakuasi ke desanya dari rumah kebun.

KOLAKA, BKK- Seorang petani di Kabupaten Kolaka ditemukan tak bernyawa di rumah kebun, kurang lebih 3 kilometer dari rumahnya di Desa Tolowe Ponrewaru Kecamatan Wolo, Senin (15/7) lalu.

Petani itu diketahui bernama Panganggani (57) tahun, oleh keluarganya ia dilaporkan keluar rumah awal Juni dan tidak pernah pulang lagi.

Mayatnya ditemukan putranya sendiri, Jusriadi (31), yang datang menjenguk korban. Jusriadi tak percaya hanya menemukan jenazah ayahnya.

Ia menuturkan, ia dan istrinya, Masrin (26), selain datang menjenguk juga membawa bekal untuk korban.

Mereka pun menempuh perjalanan dengan medan yang berat sejauh kurang lebih 3 kilometer dari desa.

Saat ditemukan, korban terbaring kaku di rumah kebun yang berada di daerah Pakka Salo Desa Langgomali Kecamatan Wolo.

Marsin kemudian disuruh bergegas kembali ke Desa Tolowe Ponrewaru untuk menginformasikan berita duka ini ke keluarga dan juga pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Wolo.

Seorang pejabat Humas Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Riswandi menerangkan, sejumlah personel polisi diturunkan bersama warga yang berjumlah 30 orang menuju lokasi korban.

Karena medan cukup sulit, rombongan memerlukan waktu sampai 3 jam untuk sampai di kebun korban pada pukul 13.00 Wita.

Petugas Polsek wolo bersama warga mengevakuasi jasad korban ke desa.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, dan berdasarkan keterangan medis dari pihak Puskesmas Wolo bahwa hasil observasi kondisi mayat telah meninggal dunia sejak 3 hari yang lalu,” terang Riswandi.

“Diduga, korban meninggal dunia akibat kekurangan makanan, dikarenakan bahan makanan yang dibawa korban telah habis,” jelasnya melalui sebuah rilis pers, Selasa (16/7). (k1/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top