Arena

Pemkot Kendari Siapkan Bonus Atlet Porprov Rp4,5 Miliar

Sulkarnain (kiri), menyerahkan bendera kontingen Kota Kendari kepada Ketum KONI Alamsyah Lotunani beberapa waktu lalu. (FOTO: NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Bonus atlet Kota Kendari peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) XIII di Kolaka 2018  lalu, akan dibayarkan setelah ketuk palu anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2019.

“Kita sudah hitung total bonus yang harus kita bayarkan. Totalnya itu sebesar Rp4,5 miliar lebih kita sudah siapkan, dan begitu perubahan anggaran diketuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, kita langsung menyerahkan bonus atlet kita,” ujar Wali Kota Kendari Sulkarnain, Selasa (16/7).

Diakuinya, pembayaran bonus tersebut terbilang terlambat. Namun, ia meminta para atlet dapat memahami keterbatasan anggaran yang ada saat ini.

“Seharusnya sesuai hukum agama bonus atlet kita bayarkan sebelum kering keringat, tapi kita punya keterbatasan dan belum juga kami anggarkan. Kami juga tidak inginkan pembayaran bonus atlet ini menjadi masalah bagi mereka (atlet) maupun kami selaku penyelenggara pemerintahan,” paparnya.

Dia berjanji, pada porprov selanjutnya, akan dipersiapkan lebih matang, sehingga keterlambatan pembayaran bonus atlet tidak terjadi lagi.

Menanggapi hal ini, Pelatih Renang Kota Kendari Alimuddin Safar mengaku mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang siap memberikan bonus yang selama ini ditunggu para atlet.

“Terus terang kami sangat senang atas perhatian yang diberikan pemkot dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kendari, mulai dari tahap persiapan hingga saat berlaga di porprov perhatiannya sangat luar biasa sekali,” kata pria yang akrab disapa Daeng itu.

Atas perhatian itulah, kata dia, membuat atlet Kota Kendari yang berlaga pada ajang empat tahunan itu menjadi semangat untuk memberikan yang terbaik buat Kota Kendari. (r2-cr2/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top