Kasuistika

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Lagi

Rilis pers 7 tersangka di Mapolsek Kendari, Senin (8/7) lalu (SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Polisi kembali menetapkan 1 tersangka baru dalam kasus bentrok antarkelompok di Kelurahan Puuwatu Kecamatan Puuwatu Kota Kendari, yang mengakibatkan 1 korban tewas dan 2 luka-luka pada Minggu (7/7) lalu. Dengan demikian, tersangka kini menjadi 10 orang.

Kepala Kepolisian (Kapolsek) Mandonga Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jupen Simanjuntak kepada wartawan menerangkan, Senin (12/7), 1 orang yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial MY  datang menyerahkan diri di kantor polisi pada Sabtu (13/7) lalu.

“Setelah kita periksa yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka. Jadi dengan tambahan 1 orang, total ada 10 orang  yang tetapkan tersangka dalam kasus bentrok antarkelompok di Puuwatu,” terang Jupen Simanjuntak, kemarin.

Terkait adanya tambahan tersangka lagi, Simanjuntak menyebutkan pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Kalau itu (tersangka lain), kita masih lakukan pengembangan. Adanya tambahan tersangka lain, nanti dilihat hasil pengembangan selanjutnya,” kata Jupen.

Sama halnya 9 tersangka lainnya, lanjut Jupen menyebut, tersangka baru tersebut dikenakan pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) junto pasal 55, 56 subsider pasal 170 ayat 1 dan ayat 2 subsider pasal 351 ayat 3 KUHP.

“Pasalnya masih sama dengan tersangka yang 9 orang. Karena, 1 tersangka ini juga diduga turut serta saat bentrok kemarin,” tambah Kapolsek.

Sebelumnya, bentrok antarkelompok di Kelurahan Puuwatu yang terjadi Minggu (7/7) dini hari, sekira pukul 00.30 Wita, mengakibatkan 1 orang tewas dan 2 luka-luka.

Pria yang tewas tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari angkatan 2016.

Buntut dari bentrok tersebut, polisi mengamankan total 18 orang dan menetapkan 10  tersangka yang diduga melakukan penganiayaan yang menimbulkan 1 korban jiwa itu.

Sedangkan 8 orang lainnya ditetapkan sebagai saksi, namun tetap dikenakan wajib lapor di Polsek Mandonga. (p2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top