Headline

Kodim Kendari Turun Tangan Atasi Begal dengan Perintah Tembak di Tempat

Kodim 1417 Kendari saat menangkap belasan pemuda sedang pesta miras. (FOTO.IST)

KENDARI, BKK- Mengatasi begal yang merajalela di Kota Kendari, Komando Distrik Militer (Kodim) 1417 Kendari merasa perlu turun tangan. Satu peleton unit reaksi cepat (URC) diterjunkan. Pasukan ini membawa perintah tembak di tempat.

Komandan Kodim (Dandim) Kendari Letnan Kolonel (Letkol) Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya soal ini menerangkan, ia membentuk sudah dua pasukan, yaitu PRC Gajah Mada dan pasukan siluman Pradhabasu.

“Yang dioperasionalkan setiap malam untuk memburu begal yang meresahkan masyarakat Kota Kendari,” terangnya.

Kedua pasukan itu dipimpin langsung Dandim. Dijelaskan, PRC Gajah Mada berjumlah 1 pleton motor, masing-masing personel bersenjata lengkap jenis FNC SS1 untuk melumpuhkan kawanan begal.

“Ketika kita sudah turun, apa yang kita lakukan adalah penindakan. Langsung kita lumpuhkan, tembak di tempat,” tegasnya, Sabtu (13/7).

Begitu dibentuk, pasukan ini malamnya langsung bertugas.

“Patroli gabungan TNI-Polri pada Sabtu (13/7) malam melakukan penyisiran terhadap pergerakan aksi begal yang semakin meresahkan masyarakat,” beber Dandim Fajar Lutvi.

“Patroli gabungan pencegahan begal merupakan sikap tanggap tegas jajaran Korem 143 Haluoleo atas keluhan masyarakat, atas aksi sadis dan tidak berprikemanusiaan oleh kawanan begal akhir-akhir ini,” tambahnya.

Balapan Liar Juga Dilibas

Selain menyisir wilayah yang sudah disinyalir banyak menimbulkan kerawanan terhadap kawanan begal, sambung dia, patroli gabungan juga menyasar aktivitas miras di sejumlah lokasi.

“Sekumpulan anak-anak muda yang minum-minum itu juga rawan. Aksi balapan liar itu kalau tidak ditangani dengan cepat–karena kalau sudah semakin besar–maka akan menyulitkan kita semua,” ujar Dandim.

Pada saat melakukan operasi di sekitaran Pasar Anduonohu, tim gabungan berhasil mengamankan satu orang bernama Wasdi (30) dan satu unit kendaraan bermotor miliknya yang tak memiliki dokumen apa pun.

Ia diamankan lantaran mengemudi dalam keadaan mabuk dan ugal-ugalan. Selanjutnya ia langsung dibawa ke Mapolsek Poasia guna menjalani pemeriksaan.

“Tim Gabungan lalu bergerak menuju kawasan dekat kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), tepatnya di pencucian mobil Kumbohu. Di sana aparat berhasil mengamakan 11 orang pemuda yang tengah asyik berpesta minuman keras, bahkan satu di antaranya kedapatan memiliki senjata tajam jenis badik,” tutur Dandim.

Mereka kemudian langsung digelandang ke Mapolres Kendari guna menjalani pemeriksaan.

“Kemudian tim lalu bergerak menuju Taman Kali Kadia. Di sana mereka mendapati 9 orang yang sedang menenggak minuman keras. Mereka kemudian didata dan perintahkan membubarkan diri, sementara beberapa botol miras langsung dimusnahkan di tempat kejadian.

“Selanjutnya, bergeser menuju Kecamatan Puuwatu. Di sana tim menerima laporan dari masyarakat tentang adanya kelompok pemuda yang sedang pesta miras. Benar saja, 8 orang berhasil diciduk saat sedang menenggak miras, 1 di antaranya adalah perempuan,” paparnya.

Lutvi mengukapkan, patroli gabungan ini akan rutin dilaksanakan guna menciptakan kondisi aman kepada masyarakat, setelah berbagai aksi pembegalan terjadi di sejumlah lokasi dan telah menyebabkan banyak korban, khususnya pengendara saat malam hari. (p3/iis)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top