Pendidikan

Kendari Masih Butuh Tenaga Pendidik

KENDARI, BKK – Saat ini berdasarkan data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, tercatat sekira 500 guru yang aktif di Kota Kendari. Meski begitu, jumlah tersebut masih dinilai kurang.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dikmudora Kendari Drs Muhammad Rafiuddin mengatakan, jumlah guru di Kota Kendari memang sudah mencapai 500 orang mulai jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Tapi, sesungguhnya kami masih membutuhkan tenaga pendidik baru, khususnya pada beberapa mata pelajaran,” ujarnya, Sabtu (13/7).

Ia menjelaskan, untuk SD sendiri hanya SDN 100 Kendari yang sudah memiliki dan mencukupi tenaga pengajarnya. Sedangkan SD dan SMP lainnya masih kekurangan guru khususnya pada Mata Pelajaran (Mapel) Pendidikan Agama Islam (PAI) .

“Untuk jenjang SD yang membutuhkan penambahan guru kelas sebanyak 231 tenaga pendidik; guru PAI 45; Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) membutuhkan 80. Sedangkan SMP Mapel Seni, 38 orang;  Bimbingan Konseling (BK)  40 orang; dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebanyak 18 orang,” paparnya.

Ia menuturkan, kurangnya tenaga pengajar di Kota Kendari disebabkan kurangnya formasi yang diberikan pada perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta tidak terserap pada saat perekrutan CPNS  yang dilakukan oleh pemerintah.

“Padahal alumni keguruan di Kendari sangat banyak. Makanya, kami kembali mengusulkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, untuk dilakukan penambahan tenaga pengajar di jenjang SD hingga SMP,” katanya.

Agar memenuhi kebutuhan guru, kata dia, Dikmudora Kendari akan melakukan zonasi guru, sehingga pemerataan guru di Kota Kendari bisa maksimal. (cr1/r2)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top