Lingkar Sultra

Banyak Rumah Makan di Muna Disinyalir Tak Bayar Pajak

Ari Asis SE MSi

RAHA,BKK – Sekira 4 bulan terakhir, Badan Pendapatan (Bapenda)  Kabupaten Muna sudah menerapkan pembayaran pajak restoran dan rumah makan sebesar 10 % setiap bulannya. Namun, disinyalir banyak pemilik usaha bidang kuliner tersebut, tidak menyetor  pajak  ke kas daerah pemerintah setempat.

Parahnya, untuk membayar biaya pajak itu, pihak restoran dan rumah makan sudah memotong pajak 10 persen pada setiap konsumennya.

Hal ini terungkap saat Ketua DPRD Muna H Abdul Rajab LB makan pada salah satu rumah makan di Raha beberapa waktu lalu.

“Saya lihat pihak rumah makan telah membebankan pembayaran pajak rumah makan 10 % pada setiap konsumen, tetapi bill bukti pembayaran pajak 10 persen itu tidak diberikan pada konsumen. Ini kan bahaya, kalau tidak diawasi. Bisa-bisa pendapatan di sektor ini hanya sebagian kecil yang disetor ke kas daerah,” terang Abdul Rajab, belum lama ini.

Dugaan serupa juga diungkapkan Kepala Bapenda Muna Ari Asis SE MSi. Ia mengaku pernah terjun langsung memantau penerapan pajak untuk rumah makan itu.

“Saya sempat makan di salah satu rumah makan di Kota Raha. Begitu kita habis makan, pajak 10 persen sudah mereka bebankan  pada kita. Tapi anehnya,  bill pembayaran pajak itu mereka tidak berikan pada konsumen,” ungkapnya.

Namun, Ari Asis mengakui bahwa pihaknya kesulitan untuk terus memantau di lapangan, sehingga juga sulit memastikan apakah pajak rumah makan dan restoran itu seluruhnya masuk ke kas daerah.

Mengatasi hal ini, katanya, dalam waktu dekat, pihaknya akan memasang alat khusus semacam alat hitung di kasir yang terkoneksi langsung dengan BPD Sultra.

” Alat ini akan terkoneksi langsung dengan BPD Sultra dan diawasi BPK RI. Jadi berapa orang yang makan tiap hari di rumah makan, akan diketahui langsung,” tegasnya.

Sebagai angkah awal,  katanya, alat ini akan dipasang di rumah makan yang berskala besar di  Raha sebagai ibu kota kabupaten Muna.

“Alat ini harganya mahal sekitar Rp40 juta per buah. Jadi untuk tahap awal akan kita pasang di beberapa rumah makan yang besar  dan ramai di Kota Raha,” tandasnya. (tri/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.

ARSIP

To Top