Kasuistika

Cari Fakta Pembunuhan di Kolaka, Polres Kolaka Masih Lakukan Pendalaman

AKP I Gede Pranata

KOLAKA, BKK – Kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya korban, Ismail (62), yang  berujung perusakan rumah terduga pelaku, Sofyan, kini masih tengah didalami pihak Kepolisian Resor (Polres) Kolaka. Sebanyak 12 saksi telah diperiksa  guna mengungkap kronologis kejadian  sebenarnya.

Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP I Gede Pranata Wiguna menyebutkan, 12 saksi yang telah diperiksa terdiri 4 orang dari pihak korban, 1 saksi netral, dan 7 saksi dari pihak terduga pelaku.

I Gede Pranata menyebutkan, keterangan dari kedua belah pihak saat ini memiliki dua versi hingga tidak dapat dijadikan alat bukti yang valid. Pihaknya juga belum bisa menyimpulkan fakta yang sebenarnya atas peristiwa yang terjadi pada Kamis (27/6)  lalu itu, di Kelurahan Kolakaasi Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka.

“Kita penyidik belum bisa menyimpulkan fakta yang sebenarnya. Kita perlu frontir  atau samakan dulu keterangan saksi ini karena ada yang bilang didorong lalu terjatuh, ada yang bilang jatuh karena dipukul. Kalau kami dapat saksi netral a, b, dan c kesaksiaanya sama itulah yang benar sebagai kronologis, dikuatkan dengan rekonstruksi inilah yang menguatkan keterangan saksi kemudian jadilah alat bukti,” terangnya, Sabtu (29/6).

Kendati saat ini polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan adanya korban jiwa dan perusakan rumah  itu,  pihak kepolisian ini berharap masyarakat Kolaka tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dihembuskan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Masyarakat saya harap jangan mudah terprovokasi. Serahkan semua prosesnya pada penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian,” tutupnya

Selain melakukan pendalaman untuk mengungkap tersangka dalam kasus yang menewaskan korban Ismail ini, pihak kepolisian juga tengah mencari provokator yang memicu terjadinya perusakan rumah Sofyan yang diduga menjadi pelaku pembunuan tersebut . (k1/nur)

.

ARSIP

Copyright © 2019

To Top