Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Pengurus BUMdes di Butur Tak Paham Buat Laporan Kegiatan

1
Sekretaris DPMD Butur Hazimuddin Hamdan berfoto bersama pengurus BUMDes Langere (ist.)

BURANGA, BKK – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)  potensial dalam menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat pedesaan. Namun pengurus atau pengelolanya di desa-desa, banyak yang tidak paham membuat laporan.

Hal ini pun terjadi di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Buton Utara (Butur), sehingga mendorong dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) setempat untuk turun ke desa-desa melakukan pembinaan.

Sekretaris DPMD Butur Hazimuddin Hamdan, saat ditemui belum lama ini mengatakan, mulai 2019 pihaknya melakukan pembinaan BUMDes. Salah satu tujuannya untuk melihat dan mengevaluasi sejauh mana pengurus BUMDes menjalankan usaha kegiatannya, sekaligus melihat dan membina cara pembuatan laporan keuangan yang disesuaikan dengan regulasi yang ada.

“Kita langsung turun ke desa-desa, mengecek bagaimana pengembangan usaha, pembuatan laporan keuangan bagaimana anggaran dasar anggaran rumah tangga, susunan kepengurusannya dan perdes pembentukannya,” jelasnya.

Menurut mantan Kabid Perdagangan Disperindag Butur ini, dari hasil pembinaan, masih banyak pengurus BUMDes yang belum memahami dan mengetahui bentuk jenis pelaporan kegiatan. Seperti pembukuan kas harian, pembelian dan penjualan,  rekap persediaan atau stok bulanan, neraca rugi laba juga laporan perubahan modal, serta administrasi lainnya.

“Untuk pertanggungjawabannya juga masih banyak yang belum menyampaikan ke DPMDes. Makanya salah satu yang mendasari dilakukannya kunjungan ke setiap desa, adalah membantu mereka bagaimana menyusun pertanggungjawaban serta kendala apa yang dijumpai sehingga terlambat menyusun pertanggungjawaban,” ujarnya.

Selain melihat perkembangan BUMDes, pihaknya juga memberikan masukan-masukan terkait bagaimana cara dalam menentukan jenis usaha yang disesuaikan dengan potensi desa, pengembangan usaha, dan tata cara pengelolaan usaha dan pelaporan kegiatan. (r5/nur)

Comments are closed.