Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Menjelang PPDB, Orang Tua Siswa tidak Dibolehkan Melanggar Sistem Zonasi

74
Prof Abdullah Alhadza. (FOTO : SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK-  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sultra, menghimbau agar satuan pendidikan melakukan PPDB sesuai dengan mekanisme yang semestinya yakni sistem zonasi.

Hal tersebut disambut baik Pengamat Pendidikan Sultra, Prof Abdullah Alhadza. Menurutnya, sekolah yang ada di Sultra apabila ingin melakukan pendaftaran PPDB tidak sesuai dengan mekanisme. Katanya, sebenarnya sangat mudah diketahui dengan sistem yang dipakai sekarang, dimana sistem sekarang ini mempersulit oknum untuk melakukan kecurangan.

“Pelakunya akan sangat mudah dilacak apabila mau melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dak ditetapkan didalam Prosedur Operasional Standar (POS). Sekarang ini terbuka informasi kalau ada yang berani melakukan penyimpangan-penyimpangan dilakukan orang tua atau pihak sekolah maka terlalu berani bermain-main dengan aturan,” ujarnya, Selasa (12/2)

Ia menjelaskan, orang tua yang memaksakan anaknya dengan menyalahi sistem yang sudah diatur misalnya sistem zonasi dan yang lainya. Dengan tujuan untuk mendapatkan sekolah yang dianggap berpredikat favorit.

Padahal, beber dia, perlu disadari bahwa pada dasarnya sebenarnya sekolah memiliki kemampuan dan potensi yang sama. Baik dari tenaga kependidikannya maupun kurikulumnya, tetapi terkadang ada yang terlanjur dicitrakan sekolah yang satu dan yang lain berbeda sehingga kesenjangan pendidikan itu terjadi.

Lanjutnya, satuan pendidikan yang satu dan yang lainnya itu sama. Terkecuali pada daerah-daerah yang terpencil.

“Saya menganjurkan kepada orang tua siswa jangan terlalu memaksakan dan menempuh cara-cara yang tidak seharusnya untuk mencari sekolah yang dianggap favorit. Dengan melanggar aturan yang sudah ditetapkan dengan dalih mencari sekolah yang terbaik untuk anaknya,” ucapnya.

Padahal, untuk menghasilkan anak-anak yang berprestasi orang tua tidak terlalu memaksakan berada disekolah favorit. Melainkan, orang tua mesti mengontrol , memberikamn dorongan, dan memberikan motivasi agar lebih giat belajar. (cr1)

Comments are closed.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"